AUTOKLAF (Alat Sterilisasi dengan metode uap panas)

Hello Sobat Sains!

Artikel kali ini, akan dibahas mengenai AUTOKLAF. Apa sih Autoklaf itu dan bagaimana prinsip kerjanya? Mari kita simak artikel ini dengan seksama.

Dalam konsep mikrobiologi, sterilisasi memegang peranan penting untuk menghilangkan atau membasmi semua bentuk kehidupan, baik yang terdapat pada bahan atau alat yang digunakan. Prosedur ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kontaminasi mikroorganisme sehingga memberi dampak yang tidak diharapkan. Terdapat beberapa prinsip atau metode dalam konsep sterilisasi, salah satunya adalah sterilisasi menggunakan uap air panas bertekanan yang dimiliki oleh autoklaf.

"Autoklaf adalah alat pemanas tertutup yang digunakan untuk mensterilisasi suatu benda menggunakan uap bersuhu dan bertekanan tinggi selama kurang lebih 15 menit."

Autoklaf bekerja dengan cara merubah energi listrik menjadi energi panas. Proses sterilisasi dimulai pada saat Autoklaf terkoneksi dengan sumber listrik. Kemudian, energi panas disalurkan ke air sehingga air akan mendidih dan menghasilkan uap air. Lama kelamaan uap air akan terkumpul dan meningkatkan tekanan. Udara terdorong keluar dan suhu terus meningkat serta dikontrol sesuai kebutuhan. Katup autoklaf ditutup untuk meningkatkan tekanan (sampai 2 atm). Secara singkat, proses ini diawali pada saat suhu dan tekanan telah mencapai angka tertentu (120 – 135 °C), maka bersamaan dengan ini timer akan mulai menghitung mundur (15 menit). Setelah proses sterilisasi selesai, sumber arus listrik dipadamkan dan tekanan ditunggu sampai mencapai titik nol.

Autoklaf tersusun atas beberapa bagian dan memiliki fungsinya masing-masing. Misalnya terdapat bagian pemanas atau heater yang tersusun dari kumparan atau lilitan kawat tembaga yang berperan untuk mengubah energi listrik menjadi energi kalor. Lalu, terdapat pompa vakum yang berfungsi dalam menghisap udara atau uap yang ada pada chamber, ketika sterilisasi selesai maka uap panas akan segera hilang. Selain itu, terdapat timer yang berfungsi untuk mengatur lamanya proses sterilisasi yang akan bekerja otomatis pada saat sumber arus listrik dipasang ke Autoklaf dan terdapat pressure gauge yang berfungsi untuk mengontrol tekanan pada Autoklaf.

Terdapat empat jenis autoklaf yang didasarkan pada perbedaan konsep penghilangan udara ketika proses sterilisasi, yaitu:

1. General Autoklaf (menggunakan uap bertekanan 2 atm pada suhu 121 derajat Celcius selama 15 menit).

2. Steam Flush Pressure (Memanfaatkan aliran uap atau tekanan diatas tekanan atmosfer melalui rangkaian yang berulang).

3. Gravity Displacement Autoklaf (Menggunakan gaya gravitasi di mana udara akan menuju ke bagian bawah dan keluar dari Autoklaf, sehingga yang ruang Autoklaf tersis uap saja).

4. High Vacuum Autoklaf (Bekerja dengan mengeluarkan seluruh udara kemudian uap akan dimasukkan ke dalam Autoklaf pada saat keadaan vacuum. Perlahan uap akan meningkat dan mengenai seluruh alat atau bahan yang disterilkan).

Apabila sobat sains sedang mencari Autoklaf, kami menyediakan autoklaf dengan brand SJ Clave yang dipercaya pada beberapa instansi dan industri mikrobiologi seperti food and beverage, laboratorium kesehatan, balai besar dan beberapa industri rumah tangga.

Untuk pertanyaan lebih lanjut, hubungi tim marketing kami yaa. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *